Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan

Install PhpMyAdmin di Linux

kmaren ada tmen yg nanya install phpmyadmin di linux, ane coba bantuin via tulisan di blog ini.
skalian dr awal, install webserver sama database servernya.
untuk webserver, ane pake apache, database servernya ane pake MySQL.

oke deh, langsung ke step by step nya :




STEP 1 : Install Apache2

# apt-get install apache2
[Image: Screenshot1.png]

Klo udah selesai install apache2, kita cek apa webserver kita uda jalan. caranya buka browser dan ketikkan pada address bar: localhost
klo muncul kek gini :
[Image: Screenshot2.png]
berarti sukses. webserver kita uda bekerja baik, tapi klo muncul pesan error kek gini ini :
Could not reliably determine the server’s fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName
benerin nya dengan cara, edit file ini :
# nano /etc/apache2/conf.d/fqdn
ketik ServerName localhost di dalam file tersebut dan jangan lupa klik Simpan. klo udah close aja.

*disini ane pake editor nano, jd perintahnya nano. bisa aja pake gedit ato vi


STEP 2 : Install php5
# apt-get install php5 libapache2-mod-php5
[Image: Screenshot3.png]

agar php5 nya bisa running, kita restart dulu apache2 nya, untuk merestart apache, jalankan perintah ini :
# sudo /etc/init.d/apache2 restart
[Image: Screenshot4.png]

klo mau ng'cek apa php5 nya udah jalan ato belom, caranya :
buat file php baru di dalam /var/www/, caranya :
# nano /var/www/infopehape.php
[Image: Screenshot5.png]

ketik ini di dlm file php td :
PHP Code:
phpinfo(); ?>
[Image: Screenshot6.png]

buka browser lagi dan trus cek, ketik di address bar http://localhost/infopehape.php
klo muncul halaman ini:
[Image: Screenshot7.png]
berarti php nya uda work.

STEP 3 : Install MySQL
# apt-get install mysql-server libapache2-mod-auth-mysql php5-mysql
[Image: Screenshot8.png]


STEP 4 : Install phpmyadmin
# apt-get install phpmyadmin
[Image: Screenshot9.png]

ntar pas instalasi kita disuruh milih server web ( Please choose the web that should be automatically configured to run phpMyAdmin ) . pilih apache2 dengan cara pencet tombol space. trus pencet tab, buat klik OK.
[Image: Screenshot10.png]

Secara default phpMyAdmin tu terinstall di dalem /usr/share/ ( /usr/share/phpmyadmin/). Kita copy terlebih dahulu ke dalam /var/www. ketik perintah ini :
# ln -s /usr/share/phpmyadmin/ /var/www/phpmyadmin
kok pake ln ? ga pake cp ?
ln itu perintah buat bikin link. -s itu opsi yg artinya symbolic.

ln -s /usr/share/phpmyadmin/ /var/www/phpmyadmin
artinya
buat link di /var/www/phpmyadmin yg mengarah ke /usr/share/phpmyadmin/
[Image: Screenshot11.png]

Sekarang kita coba cek, apakah berhasil atau belum, coba buka browser trus ketik pada address bar :
http://localhost/phpmyadmin

klo udah muncul tampilan ini :
[Image: Screenshot12.png]
berarti dah sukses.

tinggal kita coba login ke phpmyadmin nya.
masukin user dan password default MySQL nya:
user: root
pass:


tampilan setelah masuk.
[Image: Screenshot13.png]

Tambahan : klo mau reset password MySQL
buka terminal.. trus lakuin perintah2 ini satu persatu.

1. Stop MySQL Server.
# /etc/init.d/mysql stop

2. Start konfigurasi mysqld.
# mysqld --skip-grant-tables &

3. Login ke MySQL sebagai root.
# mysql -u root mysql

4. Ganti PASSWORDBARU dengan password baru ente !
# UPDATE user SET Password=PASSWORD('PASSWORDBARU') WHERE User='root'; FLUSH PRIVILEGES; exit;

Tested On :
Backtrack R2 GNOME-32
# uname -a
Linux SectoR-1337 3.2.6 #1 SMP Fri Feb 17 10:40:05 EST 2012 i686 GNU/Linux

woke..
segitu dulu yaks..
sekian dr ane.
Spa



Perbedaan Hub dan Switch

Hub Switch
10 Mbps 10/100 Mbps
Selalu broadcast Hanya sekali broadcast
Tidak mempunyai CAM Table Mempunyai CAM Table
Half duplex Full duplex
Tidak aman Aman
Satu jalur dipakai bersamaan Banyak jalur yang bisa dipakai
Ada di layer 1 (7 OSI Layer) Ada di layer 2
Tidak membaca MAC Address Membaca MAC Address
Tidak membuat virtual sirkuit Membuat virtual sirkuit
Sering terjadi collision Tidak terjadi collision
1 atau lebih hub, 1 collision domain 1 port, 1 collision domain
Kecepatannya di share Kecepatannya tidak dishare
Susah dicari barangnya Gampang dicari

Kecepatan hub tergolong kecil hanya 10Mbps sedangkan switch itu 10/100Mbps, jadi tergantung lawannya apa switch berjalan 10Mbps atau 100Mbps ini dikarenakan adanya teknologi yang dinamakanautonegotiation, autonegotiation tidak hanya untuk kecepatan aja tetapi untuk mode duplex apakah half atau full, contoh soal, jika switch mempunyai kecepatan 10/100Mbps dan hub 10Mbps half duplex maka hasilnya adalah switch berjalan di kecepatan 10Mbps dengan mode half duplex.

Hub untuk menuju mengirim data dia selalu broadcast, jadi semua perangkat yang dipasang ke hub akan selalu mendapatkan data terus jika sudah diterima oleh perangkat akan dicek apakah ini data yang diterima sesuai tujuannya apa tidak, jika tidak maka perangkat yang bukan tujuannya akan menghapus data ini, dan yang menerima data hanya yang benar saja, dan disinilah letak tidak amannya dari hub, jadi kita bisa pasang suatu software agar kita membaca data meskipun kita tidak berhak karena hub selalu broadcast, berbeda dengan switch yang melakukan broadcast hanya sekali doang itu juga bukan data kita yang di broadcast tetapi mencari port tujuan.

Switch awalnya membaca MAC Address, apakah MAC Address sudah ada di CAM (Content Addressable Memory) Table apa belum!, jika belum ada di CAM Table maka switch melakukan broadcast ke semua port yang aktif, jika ada port yang me-reply maka akan di simpan di CAM Table. Di hub tidak membaca MAC Address dan tidak memiliki CAM Table.

Karena hub half duplex maka jalur receive dan transmit dipakai secara bersamaan dan imbasnya sering terjadi collision jika ada data yang dikirim secara bersamaan. Beda dengan switch yang full duplex yang receive dan transmit beda jalur jadi jika kecepatannya 100Mbps maka total dia mempunya 200Mbps, itulah karena full duplex jadi banyak jalur yang bisa dipakai dan karena half duplex jadi satu jalur dipakai bersamaan, dan karena ini juga hub kecepatannay di share secara bersamaan dan switch tidak karena dia satu jalur dan khusus untuk dia, dan enaknya lagi switch mempunyai jalur virtual yang telah di buat jika ingin ke tempat tujuan yang membuat switch lebih cepat beda dengan hub yang tidak ada jalur virtual

Masih ingat 7 OSI Layer? Nah 7 OSI layer banyak sekali manfaatnya di jaringan, kita jadi tahu alurnya, untuk perangkat keras sendiri hub itu berada di layer 1 di layer Fisik dan switch berada di layer 2 layer data link karena dia bisa baca MAC Address.

Yang dimaksud dengan collision domain adalah berapa besar peluang yang terjadi jika terjadi collision di suatu area, makin banyak nilai collision domain makin bagus jaringan itu berarti makin banyak jalur yang bisa dilalui, jika hanya satu doang collision domainnya maka hanya satu jalur doang yang bisa dilewati jika satu jalur ini terjadi collision maka yang lainnya harus antri dulu.

Ant Vs Worm: keamanan komputer meniru sifat Baru

Wake Forest University profesor ilmu komputer Errin Fulp bekerja dengan mahasiswa pascasarjana Brian Williams dan Wes Featherstun, yang bekerja musim panas ini di Pacific Northwest National Laboratory mengembangkan tipe baru dari perangkat lunak keamanan jaringan komputer model setelah Ant. Kredit: Bennett Ken / Wake Forest University

Dalam pertempuran yang tak pernah berakhir untuk melindungi jaringan komputer dari penyusup, para pakar keamanan penggelaran pertahanan baru model setelah salah satu makhluk alam - ANT.

Tidak seperti perangkat keamanan tradisional, yang statis, ini "ANT digital" mengembara melalui jaringan komputer mencari ancaman, seperti "Worm komputer" - replikasinya program yang dirancang untuk mencuri informasi atau memfasilitasi penggunaan yang tidak sah dari mesin. Ketika seekor ANT digital mendeteksi ancaman, tidak butuh waktu lama untuk tentara ANT untuk berkumpul di lokasi itu, menarik perhatian dari operator manusia yang langkah untuk menyelidiki.

Konsep, yang disebut "kecerdasan berkelompok," janji untuk mengubah keamanan cyber karena mudah beradaptasi untuk mengubah ancaman.

"Di alam, kita tahu bahwa ant membela terhadap ancaman yang sangat berhasil," jelas Guru Besar Ilmu Komputer Errin Fulp, seorang pakar keamanan dan jaringan komputer. "Mereka bisa jalan pertahanan secara pesat, dan kemudian melanjutkan perilaku rutin dengan cepat setelah penyusup telah dihentikan Kami berusaha untuk mencapai kerangka kerja sama dalam sebuah sistem komputer.."

Perangkat keamanan saat ini dirancang untuk melindungi terhadap semua ancaman diketahui setiap saat, tetapi orang-orang jahat yang menulis malware - software untuk keperluan berbahaya - tetap memperkenalkan variasi-variasi kecil untuk menghindari pertahanan komputer.

Sebagai variasi baru ditemukan dan update yang dikeluarkan, program keamanan menelan lebih banyak sumber daya, antivirus scan lebih lama dan mesin berjalan lebih lambat - masalah akrab bagi kebanyakan pengguna komputer.

Glenn Fink, seorang ilmuwan penelitian di Pacific Northwest National Laboratory (PNNL) di Richland, Wash, muncul dengan gagasan perilaku menyalin ANT. PNNL, salah satu dari 10 laboratorium Departemen Energi, melakukan penelitian mutakhir dalam keamanan cyber.

Fink sudah akrab dengan keahlian Fulp yang sedang berkembang lebih cepat scan menggunakan pengolahan paralel - membagi data komputer ke batch seperti garis-garis yang berbelanja melalui toko kelontong checkout, di mana setiap jalur difokuskan pada ancaman tertentu. Dia mengundang Fulp dan Wake Forest siswa lulusan Wes Featherstun dan Brian Williams untuk bergabung dengan proyek ini ada musim panas yang diuji semut digital pada jaringan komputer 64.

Swarm intelijen, pendekatan yang dikembangkan oleh PNNL dan Wake Forest, membagi proses untuk mencari ancaman tertentu.

"Gagasan kami adalah untuk mengerahkan 3.000 jenis ANT yang berbeda digital, setiap mencari bukti dari ancaman," kata Fulp. "Ketika mereka bergerak jaringan, mereka meninggalkan jejak digital meniru jejak ANT aroma alam digunakan untuk memandu ANT lainnya. Setiap kali seekor ANT digital mengidentifikasi beberapa bukti, itu diprogram untuk meninggalkan aroma kuat. Setapaknya aroma kuat menarik lebih banyak ANT, menghasilkan segerombolan yang menandai infeksi komputer potensial. "

Dalam studi tersebut musim panas ini, diperkenalkan Fulp WORM ke jaringan, dan ANT digital berhasil menemukannya. PNNL telah memperpanjang proyek semester ini, dan Featherstun dan rencana Williams untuk menggabungkan penelitian ke dalam tesis majikan mereka.

Fulp mengatakan pendekatan keamanan baru sangat cocok untuk jaringan besar yang memiliki mesin identik banyak, seperti yang ditemukan di pemerintah, perusahaan besar dan universitas.

Pengguna komputer tidak perlu khawatir bahwa segerombolan ANT digital akan memutuskan untuk tinggal di mesin mereka dengan kesalahan. ANT digital tidak dapat bertahan hidup tanpa perangkat lunak "penjaga" yang terletak pada setiap mesin, yang pada gilirannya laporan ke jaringan "sersan" dipantau oleh manusia, yang mengawasi koloni dan mempertahankan kontrol utama.

Original Article: http://www.physorg.com/news173108776.html




STEP BY STEP FREEBSD

[1] Intro
Tulisan ini tidak mewakili keseluruhan dari apa yang dibutuhkan dalam belajar sistem operasi FreeBSD, namun setidaknya dapat memberikan gambaran yang jelas bagaimana cara awal untuk memahami FreeBSD ini.
[2] Upgrade
[2.1] Ports TreeSebenarnya ini bukanlah hal yang sangat penting untuk dibicarakan, namun kenapa hal ini bisa dianggap sebagai sesuatu yang menarik? Ports adalah suatu fasilitas yang disediakan di sistem operasi BSD (Free,Open BSD) yang ditujukan untuk memudahkan user dalam menginstall atau mengupdate beberapa packages yang dibutuhkan sistem operasi.
Sangat mudah untuk melakukan instalasi ports-tree basic, anda cukup menulis perintah `sysinstall' didalam mesin BSD anda.
Contoh ports-supfile:
Shove all this in something like /root/port-supfile
*default host=cvsup7.FreeBSD.org
*default base=/usr
*default prefix=/usr
*default release=cvs tag=.
*default delete use-rel-suffixports-all
Sekarang anda masuk ke direktori /usr/ports/net/cvsup dan tulis perintah `make install clean' didalam konsol mesin anda. Setelah CVSup komplit lakukan dengan mengetikkan perintah
`cvsup -g -L 2 /root/port-supfile' perintah ini berfungsi untuk mengupgrade ports-tree anda.
Untuk lebih lengkapnya silahkan anda membaca artikel tentang bagaimana penggunaan ports didalam FreeBSD:
[2.2] OpenSSL
Normalnya ketika anda melakukan instalasi FreeBSD, mungkin anda telah melakukan instalasi terhadap paket openssl ini, namun biasanya versi yang ada bukanlah versi yang terbaru, untuk itu perlu melakukan upgrade OpenSSL. Download paketan openssl dari http://www.openssl.org kemudian segera lakukan instalasi:
[...]
./config
make
make test
make install
[...]
[2.3] OpenSSH Upgrade
Biasanya seperti yang terjadi dalam instalasi awal, seringkali dijumpai beberapa paket pendukung yang tidak up-to-date, termasuk OpenSSH, untuk itu segera lakukan upgrade dengan mendownload versi portable dari http://www.openssh.com/portable.html
[...]
./configure --prefix=/usr --sysconfdir=/etc/ssh
make; make install
make clean && make distclean
Edit /usr/local/etc/ssh/sshd_config
Protocol 2
ListenAddress 192.168.0.1 # Optional
ListenAddress 2000:ffff:ffff:ffff::1 # IPv6 supported
X11Forwarding no
PermitRootLogin no
Compression yes
MaxStartups 5
cp -f sshd_config /etc/ssh/sshd_config
Jalankan /usr/local/sbin/sshd
[...]
Saya sebenarnya tidak menganjurkan untuk menginstall OpenSSH sebagai SSH servis didalam mesin anda, saya lebih suka menggunakan versi SSH2 Non Commercial, yang bisa anda install melalui ports yang sudah anda siapkan sebelumnya.
[3] System Permission
Sederhana sebenarnya, namun mengingat bahwa *NIX (disini kita berbicara FreeBSD) adalah bersifat multiuser, dalam artian kita tidak bisa secara langsung mengontrol segala aktifitas yang dilakukan oleh user yang berada didalam mesin kita, dengan kondisi seperti itu `root' akan memberikan batasan-batasan apa saja yang boleh dilakukan oleh user.
Biasanya root melakukan ini dengan menggunakan perintah `chown' atau `chmod' dan ini adalah sebagai perintah standar didalam *NIX. Namun FreeBSD menyediakan perintah yang lebih `powerfull' dari perintah standar diatas. Perintah tersebut adalah `chflags' disebut powerfull karena chflags mode tidak dapat dimodifikasi dengan akses securelevel >= 1 Untuk lebih lengkap dan lebih jauh tentang securelevel silahkan anda baca manual didalam konsol anda dengan mentikkan perintah `man securelevel'.
Bila root melakukan mode chflags /root/somefile ini akan memfungsikan `immutable flag' sehingga tidak bisa dilakukan perubahan atau penghapusan file tersebut selain akses root, untuk lebih detailnya silahkan baca manual tentang chflags didalam konsol anda dengan mengetikkan perintah `man chflags'.
Didalam sebuah sistem operasi, ada beberapa file dan direktori yang `tidak' boleh dilihat oleh user, anda hanya membutuhkan bagaimana user biasa tidak bisa membaca (mengakses) direktori tersebut (not file)
[...]
/bin
/sbin
/etc
/usr/local/bin
/usr/local/sbin
/usr/local/share
/usr/lib
/var
/var/log
/usr/local/lib
/usr/home
/usr/bin
/usr/sbin
[...]
Anda cukup melakukan perintah `chmod o-r ' maka semua isi didalam direktori tersebut tidak bisa dibacaatau dilihat oleh user.
[4] Setting systcl
Tidak semua setingan didalam FreeBSD bisa anda dapatkan didalam Linux, jadi hanya meyakinkan anda untuk bertindak lebih bagus, atau mengetahui yang lebih bagus. Dibawah ini adalah petunjuk cepat bagaimana anda menyeting systcl
security.bsd.see_other_uids=0 # Will hide non-owned PIDs
net.inet.tcp.blackhole=2 # Allows greater protection via TCP in the kernel (still use ipfw)
net.inet.tcp.msl=7500 # I forget, but i believe its the rate a timed out packet lives. This is 1/2 the default.
net.inet.tcp.log_in_vain=1 # log all connections via TCP
net.inet6.ip6.forwarding=1
net.inet6.ip6.redirect=1
net.inet.udp.blackhole=1 # Allows greater protection of UDP
net.inet.udp.log_in_vain=1 # log all connections via UDP
net.inet.icmp.icmplim=50
net.inet.icmp.bmcastecho=0
Untuk lebih jauh tentang setingan systcl dalam sistem operasi FreeBSD, silahkan anda membaca didalamfreebsd-handbooks.
[5] End Of Chapter 1
Next Chapter:
mtree, rc.conf settings, packet sniffing, nmap, sftp vs ftp, ipfw
[6] References
- FreeBSD Security http://www.freebsd.org
- Google `as' your friendLampiran: FreeBSD Security Layout
#####################################################
#!/bin/sh
#FreeBSD Security Layout
#####################################################
if [ "$1" = "" ]; then
echo "FreeBSD General Security Layout - PLEASE EDIT SCRIPT TO YOUR NEEDS"
echo "Disclaimer: This script is not intended for end-all security measures, please add your"
echo " own custom settings for other boxes you deploy. Dont blame me if you get owned.
"echo "Syntax: ./fbsd-sec.sh [-srRcSx]"
echo "Options:"
echo " -s Search for root setuid/setgid enabled programs and log to suid.orig and sgid.orig"
echo " -r Remove setuid/setgid bits in suid.kill and sgid.kill files."
echo " Be sure commmands you do use (su,passwd) are *NOT* removed."
echo " -R Restore removed setuid/setgid bits to suid.orig and sgid.orig files"
echo " -c Change general system permissions, add files to script if needed."
echo " You may also choose to remove some if you use some of the disabled utilities."
echo " -l Strip permissions from users to /var/log."
echo " -S Make changes to /etc/sysctl.conf. Feel free to edit that file. Reboot to take affect.
"echo " -x Change to runlevel 1 (chflag bits cannot be removed)"
echo " It is best to do this step after you have fully finished setting up your system."
echo " You may choose to use a higher secure level: sysctl kern.securelevel=num - Read man securelevel"
exit 0
fi
# Search for setuid/setgid bits on the system owned by root
if [ $1 = "-s" ]; then
echo "Inputting setuid/setgid bits to ~/suid.orig and ~/sgid.orig... this may take awhile."
find / -perm -04000 -user root -print > ~/suid.orig
find / -perm -02000 -user root -print > ~/sgid.orig
echo "Remove commands you _USE_ from suid.orig and sgid.orig"
echo "Save as suid.kill and sgid.kill and keep .orig files in case of error"
exit 0
fi
# Remove setuid/setgid bits from suid.kill and sgid.kill files
if [ $1 = "-r" ]; then
cat ~/suid.kill xargs chmod a-s
cat ~/sgid.kill xargs chmod a-s
exit 0
fi
# Restore setuid/setgid bits from suid.orig and sgid.orig
if [ $1 = "-R" ]; then
cat ~/suid.orig xargs chmod u+s
cat ~/sgid.orig xargs chmod g+s
exit 0
fi
# Strip /var/log
if [ $1 = "-l" ]; then
chmod o-rw /var/log/*
echo "You should now change all user permissions to 0 in /etc/newsyslog.conf and restart syslogd"
exit 0
fi
# Goto securelevel 1
# Edit number to change value, see man securelevel before doing so be sure you understand this.
if [ $1 = "-x" ]; then
sysctl kern.securelevel=1
echo "To make a perminate change add: kern.securelevel=1 to your /etc/sysctl.conf"
echo "Since you have done this, you will not be able to modify your file flags - man chflags"
exit 0
fi
# Change sysctl.conf (do not edit function edit /etc/sysctl.conf)"
if [ $1 = "-S" ]; then
echo "" >> /etc/sysctl.conf
echo "# fbsd-sec.sh modifications" >> /etc/sysctl.conf
echo security.bsd.see_other_uids=0 >> /etc/sysctl.conf
echo net.inet.tcp.blackhole=2 >> /etc/sysctl.conf
echo net.inet.tcp.msl=7500 >> /etc/sysctl.conf
echo net.inet.tcp.log_in_vain=1 >> /etc/sysctl.conf
echo net.inet6.ip6.forwarding=1 >> /etc/sysctl.conf
echo net.inet6.ip6.redirect=1 >> /etc/sysctl.conf
echo net.inet.udp.blackhole=1 >> /etc/sysctl.conf
echo net.inet.udp.log_in_vain=1 >> /etc/sysctl.conf
echo net.inet.icmp.icmplim=50 >> /etc/sysctl.conf
echo net.inet.icmp.bmcastecho=0 >> /etc/sysctl.conf
echo "# end of fbsd-sec.sh mods" >> /etc/sysctl.conf
echo "If you enter this twice it will go into the config twice. Remove it if so."
exit 0
fi
# Change system file permissions (Now is a good time to take a good look at what this does
if [ $1 = "-c" ]; then
################ PLEASE BE SURE TO EDIT THIS AREA TO FIT YOUR SYSTEM
NEEEDS################ THERE IS A COUPLE OF SETTINGS THAT MAY UNDO YOUR OWN THERE IS A REASON I DID IT ###
chmod o-r /bin
chmod o-r /sbin
chmod o-r /etc
chmod o-r /var
chmod o-r /usr/lib
chmod 500 /sbin/*
chmod o-r /usr/local/bin
chmod o-r /usr/local/sbin
chmod o-r /usr/local/lib
chmod o-r /usr/local/share
chmod go+rx /sbin/nologin
chmod 500 /usr/bin/at
chmod 500 /usr/bin/atq
chmod 500 /usr/bin/atrm
chmod 500 /usr/bin/batch
chmod 500 /usr/bin/btsockstat
chmod 500 /usr/bin/chfn
chmod 500 /usr/bin/chpass
chmod 500 /usr/bin/chsh
chflags schg /usr/bin/crontab
chmod 500 /usr/bin/cu
chmod 500 /usr/bin/doscmd
chmod 500 /usr/bin/finger
chmod 500 /usr/bin/fstat
chmod 500 /usr/bin/ipcs
chmod 500 /usr/bin/last
chmod 500 /usr/bin/logger
chflags schg /usr/bin/login
chmod 500 /usr/bin/lpq
chmod 500 /usr/bin/lpr
chmod 500 /usr/bin/lprm
chmod 500 /usr/bin/netstat
chown root:kmem /usr/bin/netstat
chown man:wheel /usr/bin/man
chmod g+s /usr/bin/man
chflags noschg /usr/bin/man
chmod 500 /usr/bin/nfsstat
chflags schg /usr/bin/opieinfo
chflags schg /usr/bin/opiepasswd
chflags schg /usr/bin/passwd
chmod 500 /usr/bin/rlogin
chflags schg /usr/bin/rlogin
chmod 500 /usr/bin/rsh
chflags schg /usr/bin/rsh
chmod 500 /usr/bin/sockstat
chmod o-rx /usr/bin/su
chflags schg /usr/bin/su
chflags schg /usr/bin/tip
chmod 500 /usr/bin/vmstat
chmod 500 /usr/bin/wall
chmod 500 /usr/sbin/arp
chgrp kmem /usr/sbin/iostat
chmod 000 /usr/sbin/lpc
chmod 550 /usr/sbin/mptable
chmod 000 /usr/sbin/ppp
chmod 000 /usr/sbin/pppd
chown root:kmem /usr/sbin/pstat
chmod 550 /usr/sbin/pstat
chmod g+s /usr/sbin/pstat
chmod 500 /usr/sbin/traceroute
chmod 500 /usr/sbin/traceroute6
chmod o-r /etc/login.conf
chmod o-r /etc/sysctl.conf
chmod o-r /etc/rc.conf
chmod o-r /etc/rc.conf.local
chflags schg /bin
chflags schg /sbin
chflags schg /sbin/*
chflags schg /usr/bin
chflags schg /usr/sbin
chflags schg /usr/lib
###### STOP EDITING HERE ######
exit 0
fi



Selamat Belajar,


/* ------------------------------EOF------------------------------ */